Menyatukan Puzzle-Puzzle Desa Wisata dalam Keindahan Wisata Kabupaten Sleman

Desa Wisata Petung

Profil Desa Wisata

Desa wisata Petung berada pada dusun Petung desa Kepuhharjo kecamatan Cangkringan, Sleman. Jarak tempuh dari  Kota Yogyakarta sekitar 20 Km kearah utara. Jarak dari Ibu Kota kecamatan Cangkringan sekitar 5 Km. Desa wisata ini memiliki keindahan dan suasana perdesaan yang masih sangat asri. Desa wisata Petung yang  terletak pada ketinggian 850-900 meter diatas permuakaan laut memiliki berbagai daya tarik wisata alam perdesaan khas desa lereng Gunung Merapi.

Hutan yang mengelilingi desa menambah kesejukan desa wisata Petung. Dari gardu pandang, dapat dilihat keelokan Gunung Merapi. Sering kali burung elang terbang ikut menghiasi pemandangan alam. Dengan potensi alam wilayah cangkringan yang berdekatan dengan gunung merapi maka dusun Petung mempunyai keunikan dan keindahan alam yang mempesona. Salah satu daya tarik utama dari desa wisata ini adalah adanya perkebunan kopi  yang dimiliki oleh masyarakat. Dengan perkebunan kopi yang hijau menyejukan dan nuansa pedesaan yang masih asli rasanya sayang kalau dilewatkan untuk dikunjungi.

Wilayah Desa wisata ini cukup luas dengan topografi yang bergelombang. Banyak kegiatan jelajah  alam yang bisa dilakukan di wilayah ini seperti Out bond, Jelajah desa, tracking dan memungkinkan untuk berbagai macam kegiatan lainnya. Selain itu kehidupan pertanian sehari-hari penduduk sekitar menjadi daya pikat tersendiri, keramahan penduduk dan tradisi masyarakat serta aktivitas pekerjaan mereka sebagai petani dan pemerah susu menambah keunggulan desa wisata ini.

 

Potensi Wisata

1. Perkebunan Kopi

Tanaman kopi merupakan salah satu komoditas andalan di Dusun Petung. Kopi petung tumbuh di lereng merapi, kopi petung memiliki aroma yang desap dengan cita rasa yang mantap. Kopi yang ditanam di daerah ini berjenis Arabica dan Robusta.Di desa wisata ini pengunjung dapat belajar dari petani kopi, bagaimana mereka memilihara tanaman kopi, memetik biji kopi, serta mengolahnya hingga cara menghidangkannya.

2. Peternakan Sapi Perah

Wilayah dusun ini memiliki banyak penduduk diantaranya sebagai peternak sapi perah. Ternak sapi perah menjadi daya tarik bagi para pengunjung di desa wisata ini. Pengunjung dapat merasakan secara langsung bagaimana proses susu itu didapat. Pengunjung akan diajak untuk mencari rumput untuk makan sapi, memberi  makan sapi serta memerah susu sapi yang kemudian hasilnya dapat diminum dan dijadikan buah tangan.

3. Budidaya dan Industri Umbi-Umbian

Desa wisata Petung memiliki kelompok masyarakat yang bernama “Mekarsari”. Kelompok ini merupakan kelompok budidaya umbi-umbian. Pada saat ini, umbi-umbian seperti suweg, gadung, ganyong, gembi , uwi dan lainnya pasti terdengar asing, namun di  desa wisata ini pengunjung diperkenalkan kembali dengan umbi-umbi tersebut. Selain pengenalan umbi-umbi tersebut pengunjung dapat berkunjung ke industry pengolahan umbi enthik, yaitu sejenis umbi bagian anakan dari kimpul (Dioscoreaceae), yang memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang tinggi serta digunakan sebagai makanan diet dan untuk pengidap diabetes. Umbi enthik tersebut oleh ibu-ibu kelompk “mekarsari” diolah menjadi kripik yang menjadi buah tangan khas dari Desa Wisata Petung.

4. Tradisi Masyarakat “Danadan Kali”

Dandan kali merupakan tradisi Desa Petung yang dilaksanakan setiap bulan Ruwah pada hari Jum’at Kliwon. Tradisi ini dilaksanaakan sebagai ucapan syukur atas rejeki air yang  tidak pernah kering meski pada musim kemarau.Tradisi ini memiliki nilai sejarah tersendiri di Dusun ini. Konon ada dua orang sesepuh desa yaitu Mbah Kertoyadi dan Mbah Kertodikromo menanam dua buah pohon besar di dekat mata air. Tujuannya untuk menjaga sumber mata air agar tetap lestari. Sebagai ucapan syukur, kedua sesepuh tersebut mengadakan syukuran yang hingga kini masih menjadi tradisi. Syukuran dandan kali dilakukan dengan penyembelihan kambing jantan di dekat mata air di Utara Desa. Uniknya penyembeliha kambing dan yang memask daging kambing ini hanya dilakukan oleh kaum laki-laki saja.

5. Seni Budaya Karawitan, wayang dan seni tari

Budaya dan tradisi juga dilestarikan di Desa wisata Petung. Anak-anak dan remaja diajarkan beragai jenis tarian seperti Rempak, Pegon, Candik Ayu, Dolen dan lainnya. Selain tarian juga masyarakat masih menggunakan karawitan dan wayang sebagai hiburan, sehingga mereka masih sering berlatih. Pusat kegiatan tersebut berada di sanggar seni dusun. Pengunjung dapat menikmati dan juga dapat belajar langsug dari warga Petung di sanggar seni tersebut.

6. Wisata Kuliner

Desa wisata Petung memiliki kuliner dan oleh-oleh khas tradisional. Makanan tersebut antara lain makanan dari umbi-umbian seperti criping enthik. Selain itu ada juga Kopi Robusta dan Arabica dan juga susu jahe dan juga krupuk dan dodol susu yang nikmat.

Pengunjung dapat mencicipi  dan menikmati kuliner yang disajikan dalam satu paket.

7. Prasarana Pendukung

Desa wisata ini sudah memiliki akses yang cukup baik untuk jalan, air dan listrik. Jalan menuju dusun desa wisata ini sudah beraspal baik selain itu sudah tersedia plakat-plakat penunjuk dari jalan utama menuju desa wisata ini. Selain tersedia juga sarana peribadatan berupa masjid dan mushola. Tersedia pula homestay di rumah penduduk serta gedung pertemuan  yang mampu menampung 150 orang.tersedai juga fasilitas parkir hingga 50 kendaraan (mobil).  Selain itu terdapat fasilitas pendukung berupa gardu pandang untuk menikmati pemandangan gunung Merapi.

 

Sarana dan Prasarana yang Tersedia

  1. Masjid
  2. Homestay
  3. Gedung pertemuan
  4. Sanggar kesenian

 

Alamat dan Contact Person :

Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan

CP : 08174110588 (Pak Sumijo)

 

2 responses

  1. TRI HARYANTO

    DESAKU TERCINTA WALAUPUN TINGGAL KENANGAN TAPI TETAP PETUNG YANG SELALU DIHATI

    2 Januari 2011 pukul 3:16 PM

    • walau sudah menjadi kenangan, semoga petung slalu memberikan manfaat bagi warganya

      12 September 2011 pukul 8:39 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s